BOX CULVERT

box-culvert

Pengertian Box Culvert

Box culvert adalah struktur beton pra-cetak yang digunakan dalam konstruksi infrastruktur sipil untuk mengalirkan air atau menyediakan lintasan di bawah jalan atau jalur transportasi lainnya. Ini adalah jenis culvert yang memiliki bentuk kotak atau persegi panjang dan biasanya terbuat dari beton.

Box culvert digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk:

  1. Saluran Drainase: Mereka digunakan untuk mengalirkan air dari satu sisi jalan ke sisi lain atau untuk mengarahkan aliran air dari sistem drainase permukaan.

  2. Penyeberangan di Bawah Jalan: Box culvert digunakan sebagai lintasan di bawah jalan atau jalur transportasi lainnya, memungkinkan lalu lintas kendaraan atau pejalan kaki untuk melintasi aliran air atau jalur lainnya tanpa terganggu.

  3. Perlindungan dari Erosi: Mereka juga digunakan untuk melindungi tepi sungai, sungai, atau pantai dari erosi dengan mengarahkan aliran air dan meminimalkan kerusakan lingkungan.

Box culvert tersedia dalam berbagai ukuran dan konfigurasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan konstruksi. Mereka dapat dirancang untuk menahan tekanan air tertentu dan mampu menahan berat lalu lintas kendaraan di atasnya. Box culvert biasanya terdiri dari elemen-elemen precast yang dirakit di lokasi proyek atau dapat menjadi struktur monolitik yang dicor di lokasi.

Penting untuk merencanakan dan merancang box culvert dengan baik untuk memastikan bahwa mereka dapat berfungsi sesuai dengan tujuan mereka dalam mengelola aliran air dan memfasilitasi lalu lintas. Box culvert merupakan elemen penting dalam infrastruktur perkotaan dan pedesaan yang dapat membantu mengatasi masalah drainase dan transportasi di berbagai lingkungan.

Daftar Harga Box Culvert

Harga satuan dan belum termasuk biaya pengiriman

Tipe Box CulvertUkuran (mm)Berat (Kg)Harga (Pcs)
BC 400400 x 400 x 1000466IDR 875.060
BC 500500 x 500 x 1000612IDR 1.187.530
BC 600600 x 600 x 1000803IDR 1.437.530
BC 800800 x 800 x 10001485IDR 2,250.030
BC 10001000 x 1000 x 10001787IDR 2.925.030
BC 12001200 x 1200 x 10002279IDR 4.255.050
BC 15001500 x 1500 x 10003456IDR 6.550.060
BC 18001800 x 1800 x 10004072IDR 7.100.060
BC 20002000 x 2000 x 10004560IDR 11.325.090
BC 30003000 x 3000 x 120011400IDR 36.000.060
BC 40004000 x 4000 x 120017340IDR 48.000.020
BC 60006000 x 6000 x 120035000IDR 93.000.000

Spesifikasi Box Culvert

Tipe Box CulvertSHt1t2WLBerat (Kg)
BC 40040040090905801000466
BC 5005005001001007001000612
BC 6006006001201208401000803
BC 800800800150150110010001485
BC 100010001000150150130010001787
BC 120012001200160160152010002279
BC 150015001500180180186010003456
BC 200020002000200200240010004560
BC 3000300030003003003600120011400
BC 4000400040003503504700120017340
BC 6000600060004004006800120035000

Spesifikasi Teknis

  • Mutu beton K-350.
  • Kuat tarik besi U-50 dan U-24.
  • Sistem cetak basah dan kering dengan getaran tinggi.
  • Tipe sambungan Male – Female.

Tipe Box Culvert

Berikut adalah deskripsi singkat untuk beberapa tipe box culvert yang umum digunakan, dengan angka yang merujuk pada lebar dalam milimeter (mm) dari masing-masing tipe:

  1. BC 400: Box culvert BC 400 memiliki lebar 400 mm. Ini adalah tipe yang lebih kecil yang sering digunakan dalam proyek-proyek drainase kecil atau perlindungan tepi sungai.

  2. BC 500: Box culvert BC 500 memiliki lebar 500 mm. Tipe ini cocok untuk proyek drainase ringan atau untuk menyalurkan aliran air kecil.

  3. BC 600: Box culvert BC 600 memiliki lebar 600 mm. Ini adalah tipe yang lebih umum digunakan dalam proyek drainase perkotaan dan dapat menangani aliran air yang lebih besar.

  4. BC 800: Box culvert BC 800 memiliki lebar 800 mm. Ini adalah tipe yang lebih besar yang dapat digunakan dalam proyek drainase dan perlindungan tepi sungai yang lebih besar.

  5. BC 1000: Box culvert BC 1000 memiliki lebar 1000 mm. Tipe ini biasanya digunakan dalam proyek drainase besar dan untuk mengarahkan aliran air yang signifikan.

  6. BC 1200: Box culvert BC 1200 memiliki lebar 1200 mm. Ini adalah tipe yang lebih besar yang sering digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur besar seperti jalan raya dan jembatan.

  7. BC 1500: Box culvert BC 1500 memiliki lebar 1500 mm. Tipe ini cocok untuk mengatasi aliran air besar dalam lingkungan yang memerlukan drainase yang efisien.

  8. BC 1800: Box culvert BC 1800 memiliki lebar 1800 mm. Ini adalah tipe yang lebih besar yang digunakan dalam proyek-proyek yang memerlukan kapasitas drainase tinggi.

  9. BC 2000: Box culvert BC 2000 memiliki lebar 2000 mm. Tipe ini cocok untuk proyek drainase besar dan mengarahkan aliran air yang sangat besar.

  10. BC 3000: Box culvert BC 3000 memiliki lebar 3000 mm. Ini adalah tipe yang sangat besar yang digunakan dalam proyek-proyek drainase besar dan jembatan.

  11. BC 4000: Box culvert BC 4000 memiliki lebar 4000 mm. Ini adalah tipe yang sangat besar yang digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur besar yang memerlukan kapasitas drainase yang sangat tinggi.

  12. BC 6000: Box culvert BC 6000 memiliki lebar 6000 mm. Tipe ini adalah salah satu yang terbesar dan digunakan dalam proyek-proyek besar yang melibatkan aliran air besar.

Tipe-tipe box culvert di atas memungkinkan fleksibilitas dalam merancang dan mengatasi berbagai masalah drainase serta pembangunan infrastruktur, dan pilihan tipe yang tepat akan tergantung pada skala dan kebutuhan proyek konstruksi yang spesifik.

Kelebihan Box Culvert

Box culvert memiliki sejumlah kelebihan yang menjadikannya pilihan yang populer dalam konstruksi dan manajemen air. Berikut adalah beberapa kelebihan utama dari penggunaan box culvert:

  1. Kapasitas Aliran yang Tinggi: Box culvert dapat menangani aliran air yang signifikan, termasuk banjir dan hujan lebat, dengan baik. Ini membuatnya cocok untuk proyek drainase besar.

  2. Keamanan Lalu Lintas: Box culvert digunakan sebagai lintasan di bawah jalan atau jalur transportasi lainnya, memungkinkan lalu lintas kendaraan atau pejalan kaki untuk melintasi aliran air atau jalan yang tergenang.

  3. Ketahanan Terhadap Erosi: Mereka melindungi tepi sungai, sungai, atau pantai dari erosi dengan mengarahkan aliran air dan meminimalkan kerusakan lingkungan.

  4. Struktur yang Kuat dan Tahan Lama: Box culvert biasanya terbuat dari beton yang tahan terhadap tekanan dan abrasi, sehingga memiliki masa pakai yang panjang.

  5. Desain yang Variatif: Box culvert tersedia dalam berbagai ukuran dan konfigurasi yang memungkinkan penyesuaian dengan berbagai jenis proyek konstruksi.

  6. Perawatan yang Rendah: Setelah terpasang, box culvert memerlukan perawatan yang minimal, dan pemeliharaan biasanya terbatas pada pembersihan dan pemeriksaan periodik.

  7. Dapat Didaur Ulang: Beberapa box culvert dapat didaur ulang, yang membantu mengurangi dampak lingkungan.

  8. Penginstalan Cepat: Proses instalasi box culvert dapat dilakukan dengan cepat, yang menghemat waktu dalam proyek konstruksi.

  9. Mengurangi Genangan Air: Box culvert dapat membantu mengurangi genangan air di sekitar jalan dan permukiman, meningkatkan keamanan dan kenyamanan.

  10. Pengurangan Potensi Kerusakan Jalan: Dengan mengarahkan aliran air di bawah jalan, box culvert membantu mengurangi potensi kerusakan struktural jalan akibat erosi atau banjir.

  11. Fleksibilitas dalam Desain: Mereka dapat dirancang dengan berbagai bentuk dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

  12. Kemampuan Memfasilitasi Pertumbuhan Vegetasi: Beberapa box culvert dirancang dengan permukaan yang memungkinkan pertumbuhan vegetasi, menciptakan habitat yang lebih baik untuk tanaman dan hewan.

Box culvert adalah salah satu elemen penting dalam manajemen air dan infrastruktur perkotaan yang dapat membantu mengatasi masalah drainase dan transportasi di berbagai lingkungan.

Kekurangan Box Culvert

Meskipun box culvert memiliki banyak kelebihan, mereka juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam proyek konstruksi dan manajemen air. Beberapa kekurangan utama dari penggunaan box culvert meliputi:

  1. Biaya: Box culvert cenderung lebih mahal daripada solusi drainase lainnya, terutama dalam hal pembelian bahan dan pemasangan.

  2. Pembatasan Arus Bebas: Box culvert dapat mengurangi lebar aliran alami sungai atau saluran, yang dapat membatasi aliran bebas air dan potensial menyebabkan banjir.

  3. Pemeliharaan yang Dibutuhkan: Meskipun pemeliharaannya relatif rendah, box culvert masih memerlukan perawatan periodic, seperti pembersihan dan pemeriksaan untuk mencegah penyumbatan dan kerusakan.

  4. Potensi Kebocoran: Ada kemungkinan kebocoran air melalui sambungan atau retakan dalam box culvert, terutama jika tidak dirawat dengan baik.

  5. Pemasangan yang Memerlukan Keterampilan: Pemasangan box culvert memerlukan keahlian khusus, dan kesalahan dalam pemasangan dapat mengakibatkan masalah struktural atau kebocoran.

  6. Risiko Sedimentasi: Dalam beberapa kasus, box culvert dapat menjadi tempat terjadinya sedimentasi, yang memerlukan pemeliharaan tambahan untuk membersihkan material yang mengendap.

  7. Pengaruh Lingkungan: Konstruksi box culvert dapat memiliki dampak lingkungan seperti pengaruh terhadap ekosistem sungai atau lingkungan sekitarnya.

  8. Ketidaksesuaian dengan Lingkungan Alam: Box culvert yang besar atau memotong aliran air alami dapat mengubah habitat alamiah dan lingkungan aliran air, berdampak pada kehidupan tanaman dan hewan.

  9. Pengaruh Visual: Box culvert besar atau intrusif dapat memengaruhi tampilan visual area sekitarnya, terutama dalam lingkungan yang memiliki nilai estetika tinggi.

  10. Dibutuhkan Ruang Ekstra: Konstruksi box culvert memerlukan ruang tambahan di sekitarnya untuk mengakomodasi struktur dan akses selama pemeliharaan.

  11. Kerumitan Desain: Desain dan perencanaan yang tepat diperlukan untuk memastikan bahwa box culvert sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan proyek.

  12. Keterbatasan Kapasitas: Box culvert memiliki keterbatasan kapasitas dalam menangani aliran air yang sangat besar, sehingga dalam situasi di mana aliran air sangat besar, mungkin diperlukan solusi lain.

Ketika mempertimbangkan penggunaan box culvert dalam proyek konstruksi atau manajemen air, penting untuk memahami baik kelebihan maupun kekurangannya, serta mempertimbangkan alternatif lain yang mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan proyek dan lingkungan sekitarnya.

Cara Pemasangan Box Culvert

Pemasangan box culvert memerlukan perencanaan yang hati-hati dan proses yang terorganisir. Berikut adalah panduan umum tentang cara pemasangan box culvert:

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

  • Box culvert
  • Alat berat (misalnya, excavator) untuk menggali lubang
  • Agregat atau batu kerikil untuk lapisan dasar
  • Pasir untuk meratakan dan memadatkan lapisan dasar
  • Beton atau mortir untuk mengisi celah-celah antara box culvert (opsional)
  • Alat pengukur dan alat penandaan
  • Papan pijakan untuk mengakses area kerja
  • Alat penggali dan alat pelindung diri
  • Alat pemadat (misalnya, gedor atau mesin pemadat)
  • Alat pemotong (jika diperlukan)
  • Alat untuk mengangkut dan memasang box culvert
 

Langkah-langkah Pemasangan:

  1. Persiapan Lokasi: Tentukan lokasi dan ukuran lubang yang akan digali sesuai dengan ukuran box culvert yang akan dipasang. Lubang harus memiliki dasar yang rata dan kuat. Pastikan untuk memeriksa tingkat dan ketinggian untuk memastikan semua komponen akan terpasang dengan baik.

  2. Penggalian Lubang: Gunakan alat berat seperti excavator untuk menggali lubang dengan dimensi yang sesuai untuk box culvert. Lubang harus cukup dalam dan lebar untuk menampung box culvert dengan baik.

  3. Pemasangan Lapisan Dasar: Setelah lubang tergali, tambahkan lapisan dasar dengan menggunakan batu kerikil atau agregat. Lapisan dasar ini harus diratakan dan dipadatkan dengan alat pemadat untuk menciptakan dasar yang kuat dan stabil.

  4. Pemasangan Box Culvert: Angkat box culvert dengan menggunakan alat berat atau peralatan lain yang sesuai dan letakkan dengan hati-hati di atas lapisan dasar. Pastikan box culvert terletak dengan benar dan sejajar dengan garis panduan yang telah ditandai.

  5. Pemeriksaan dan Penyesuaian: Periksa kembali posisi dan ketinggian box culvert. Sesuaikan posisinya jika diperlukan untuk memastikan bahwa semuanya berada pada tingkat yang tepat.

  6. Pemasangan Tambahan: Jika proyek Anda memerlukan beberapa box culvert yang terhubung, pasang tambahan box culvert sesuai dengan desain yang diperlukan. Pastikan mereka saling terhubung dengan baik.

  7. Pengisian Celah: Jika diperlukan, isi celah antara box culvert dengan beton atau mortir. Hal ini bisa membantu memperkuat struktur dan mencegah air merembes melalui celah.

  8. Pemeriksaan Akhir: Periksa kembali semua komponen box culvert dan pastikan semuanya dalam posisi yang benar. Pastikan bahwa tingkat dan ketinggian masih sesuai dengan yang diinginkan.

  9. Pengisian Kembali Lubang: Tutup lubang di sekitar box culvert dengan tanah yang telah digali tadi. Pastikan untuk meratakan dan memadatkan tanah dengan baik di sekitar box culvert.

  10. Pembersihan dan Perawatan: Bersihkan area kerja dan pastikan semua alat dan peralatan diangkat dari lokasi. Lakukan pemeliharaan rutin sesuai kebutuhan, termasuk pemantauan dan pembersihan area jika diperlukan.

Pemasangan box culvert adalah tugas yang kompleks dan memerlukan keterampilan khusus. Pastikan Anda mengikuti pedoman keselamatan kerja dan memiliki tenaga kerja yang berpengalaman untuk menjalankan proyek ini dengan benar. Selalu merujuk pada rencana dan spesifikasi desain proyek Anda selama proses pemasangan.

Amerta Prima

Tim profesional dan berpengalaman di Amerta Prima memberikan layanan pelanggan yang unggulan.

Informasi

Jl. Raya Cikarang Cibarusah, Perumahan DIT BEKANG AD, Kabupaten Bekasi.

CV. AMERTA PRIMA 2023© All Rights Reserved.