TIANG PANCANG BETON

Pengertian Tiang Pancang Beton

Tiang pancang beton adalah elemen struktural yang terbuat dari beton dan seringkali diperkuat dengan tulangan baja. Tiang pancang beton digunakan dalam konstruksi untuk menopang atau mendukung berbagai jenis struktur, terutama bangunan, jembatan, pelabuhan, dermaga, dan konstruksi lain yang memerlukan fondasi yang kuat.

Fungsi utama tiang pancang beton adalah untuk mengalirkan beban dari struktur di atasnya ke lapisan tanah yang lebih dalam atau lebih kuat, menghindari pergeseran atau penurunan struktur akibat tanah yang tidak stabil. Tiang pancang beton memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  1. Kekuatan: Beton adalah bahan yang sangat kuat dan tahan terhadap beban kompresi, sehingga tiang pancang beton dapat menopang beban struktur dengan baik.

  2. Tahan Korosi: Beton tidak rentan terhadap korosi atau serangan hama seperti tiang kayu, sehingga memiliki umur pakai yang lebih lama.

  3. Stabilitas: Tiang pancang beton membantu meningkatkan stabilitas struktur dan mencegah pergeseran atau penurunan tanah.

  4. Tahan terhadap Lingkungan: Beton adalah bahan yang tahan terhadap cuaca dan lingkungan eksternal, sehingga cocok digunakan dalam berbagai kondisi lingkungan.

  5. Kemudahan Pemasangan: Pemasangan tiang pancang beton relatif mudah, dan mereka dapat dicetak dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

Tiang pancang beton juga dapat diperkuat dengan tulangan baja untuk meningkatkan ketahanan terhadap gaya-gaya lateral atau tarikan. Mereka tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk, seperti bulat, persegi, atau berbentuk lainnya, tergantung pada desain struktur dan karakteristik tanah di lokasi konstruksi.

Daftar Harga Tiang Pancang Beton

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

Daftar Harga Tiang Pancang Square Pile

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

TipeBerat (Kg/m)Harga (meter)
Square Pile 30 x 30 x 600 cm (N)225Rp 291.482
Square Pile 30 x 30 x 600 cm (S)225Rp 310.682
Square Pile 30 x 30 x 600 cm (D)225Rp 329.882
Square Pile 30 x 30 x 300 cm (N)225Rp 274.682
Square Pile 30 x 30 x 300 cm (S)225Rp 329.882
Square Pile 30 x 30 x 300 cm (D)225Rp 367.082
Square Pile 25 x 25 x 600 cm (N)156Rp 187.562
Square Pile 25 x 25 x 600 cm (S)156Rp 197.162
Square Pile 25 x 25 x 600 cm (D)156Rp 205.562
Square Pile 25 x 25 x 300 cm (N)156Rp 188.089
Square Pile 25 x 25 x 300 cm (S)156Rp 206.089
Square Pile 25 x 25 x 300 cm (D)156Rp 224.089
Square Pile 20 x 20 x 600 cm (N)100Rp 149.389
Square Pile 20 x 20 x 600 cm (S)100Rp 156.589
Square Pile 20 x 20 x 600 cm (D)100Rp 162.589
Square Pile 20 x 20 x 300 cm (N)100Rp 149.380
Square Pile 20 x 20 x 300 cm (S)100Rp 162.580
Square Pile 20 x 20 x 300 cm (D)100Rp 175.780

Spesifikasi Tiang Pancang Square Pile

Size (cm)Thickness Wall (t)Cross Section (cm²)Unit Weight (Kg/m)Allowable Compression (ton)Length of Pile (m)
20x2040013,333100503 - 6
25x2562532,552156803 - 6
30x3090067,5002251206 - 9
35x351,225125,0523061606 - 9
40x401,600213,3334002006 - 9
45x452,025341,7195062706 - 9
50x502,500520,8336253206 - 9

Daftar Harga Tiang Pancang Triangular Pile

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

TipeBerat (Kg/m)Harga (meter)
28 x 28 (4D10 - 6 meter)80Rp. 179,000
28 x 28 (4D10 - 3 meter)80Rp. 187,000
32 x 32 (4D10 - 6 meter)106Rp. 218,000
32 x 32 (4D10 - 3 meter)106Rp. 229,000

Spesifikasi Tiang Pancang Triangular Pile

Size (cm)Thickness Wall (t)Cross Section (cm²)Unit Weight (Kg/m)Allowable Compression (ton)Length of Pile (m)
28x28318.79,080.5079.7403 - 6
32x32422.616,188.90105.7603 - 6

Daftar Harga Tiang Pancang Spun Pile

Harga per unit dan belum termasuk biaya pengiriman

TipeHarga (Unit)
Spun Pile ⌀30 cmRp. 3.200.000
Spun Pile ⌀35 cmRp 3.600.000
Spun Pile ⌀40 cmRp 3.900.000
Spun Pile ⌀45 cmRp 4.200.000
Spun Pile ⌀50 cmRp 5.700.000
Spun Pile ⌀60 cmRp 6.800.000

Spesifikasi Tiang Pancang Spun Pile

Size (mm)Thickness Wall (t)Cross Section (cm²)Unit Weight (Kg/m)Allowable Compression (ton)Length of Pile (m)
30060452.39113706 - 13
35065581.98145906 - 15
40075765.761911206 - 16
45080929.912321506 - 18
500901,159.252901856 - 18
6001001,570.803932506 - 20

Tipe Tiang Pancang Beton

Tipe tiang pancang berbeda-beda dalam bentuk dan karakteristiknya, yang dapat disesuaikan dengan kondisi tanah, kebutuhan struktural, dan metode konstruksi. Berikut adalah penjelasan singkat tentang tiga jenis tiang pancang yang Anda sebutkan:

  1. Square Pile (Tiang Pancang Persegi):

    • Tiang pancang persegi memiliki bentuk penampang silinder yang berbentuk persegi. Mereka biasanya terbuat dari beton atau baja. Keuntungan dari tiang pancang persegi adalah mereka memiliki lebih banyak luas penampang daripada tiang bulat dengan diameter yang sama, sehingga mereka dapat menangani beban lateral dengan lebih baik. Mereka sering digunakan dalam konstruksi bangunan bertingkat dan jembatan.
  2. Triangular Pile (Tiang Pancang Segitiga):

    • Tiang pancang segitiga memiliki penampang silinder yang berbentuk segitiga. Mereka kurang umum daripada tiang pancang persegi atau bulat, tetapi digunakan dalam beberapa proyek tertentu. Tiang pancang segitiga dapat memberikan kestabilan tambahan terhadap beban lateral karena bentuk segitiganya yang khas.
  3. Spun Pile (Tiang Pancang Putar):

    • Tiang pancang putar, atau spun pile, adalah tiang pancang yang dibuat dengan cara memutar beton segar di dalam cetakan untuk menciptakan bentuk silinder. Proses ini menghasilkan tiang pancang dengan kekuatan dan kepadatan yang tinggi. Spun pile sering digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang memerlukan tiang pancang berkualitas tinggi dan tahan lama, seperti jembatan, dermaga, dan proyek infrastruktur besar lainnya.
 

Pemilihan tipe tiang pancang yang tepat tergantung pada berbagai faktor, termasuk beban struktural yang akan ditopang, kondisi tanah di lokasi konstruksi, dan persyaratan desain. Semua tipe tiang pancang tersebut memiliki kegunaan masing-masing sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi yang spesifik.

Kelebihan Tiang Pancang Beton

Tiang pancang beton memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan yang umum dalam konstruksi struktur. Berikut adalah beberapa kelebihan tiang pancang beton:

  1. Kekuatan yang Tinggi: Beton adalah bahan yang sangat kuat dalam menahan beban kompresi. Tiang pancang beton memiliki daya tahan yang tinggi terhadap tekanan, sehingga mampu menopang beban yang berat.

  2. Tahan Terhadap Korosi: Beton tidak rentan terhadap korosi seperti baja. Hal ini membuat tiang pancang beton tahan terhadap serangan air, tanah, dan kondisi lingkungan yang buruk, sehingga memiliki umur pakai yang lebih lama.

  3. Stabilitas: Tiang pancang beton digunakan untuk mengamankan struktur dari pergeseran atau penurunan tanah. Mereka memberikan stabilitas ekstra terhadap getaran, angin kencang, atau gaya lateral lainnya.

  4. Tahan Terhadap Cuaca: Beton adalah bahan yang tahan terhadap perubahan cuaca, suhu ekstrem, dan kondisi lingkungan eksternal. Tiang pancang beton dapat digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.

  5. Kemudahan Pemasangan: Pemasangan tiang pancang beton relatif mudah. Mereka dapat dicetak dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi, dan pemasangannya bisa cepat dilakukan.

  6. Beban Berat: Tiang pancang beton dapat menopang beban yang sangat berat. Mereka cocok untuk digunakan dalam proyek-proyek konstruksi besar seperti jembatan, gedung tinggi, dan pelabuhan.

  7. Tahan Terhadap Api: Beton memiliki ketahanan terhadap panas dan api, sehingga tiang pancang beton dapat digunakan dalam kondisi yang melibatkan risiko kebakaran.

  8. Pilihan Variasi Desain: Beton dapat dicetak dalam berbagai bentuk dan ukuran, sehingga tiang pancang beton dapat disesuaikan dengan persyaratan desain tertentu.

  9. Umur Pakai yang Panjang: Dengan perawatan yang baik, tiang pancang beton dapat bertahan selama beberapa dekade, menjadikannya investasi jangka panjang yang baik dalam proyek konstruksi.

Kelebihan-kelebihan ini membuat tiang pancang beton menjadi komponen penting dalam banyak jenis konstruksi, dari bangunan perumahan hingga infrastruktur besar.

Kekurangan Tiang Pancang Beton

Meskipun tiang pancang beton memiliki banyak kelebihan, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya dalam konstruksi. Berikut adalah beberapa kekurangan tiang pancang beton:

  1. Biaya Awal yang Tinggi: Produksi, transportasi, dan instalasi tiang pancang beton dapat memerlukan biaya awal yang signifikan. Ini bisa menjadi faktor pembatasan dalam proyek-proyek dengan anggaran terbatas.

  2. Keterbatasan Panjang: Tiang pancang beton memiliki keterbatasan panjang yang bisa dicapai dalam satu bagian. Untuk struktur yang memerlukan tiang pancang sangat panjang, seperti dermaga yang dalam, mungkin diperlukan penyambungan tiang pancang, yang dapat meningkatkan kompleksitas dan biaya konstruksi.

  3. Keberatannya: Tiang pancang beton dapat sangat berat, terutama dalam ukuran yang lebih besar. Ini bisa menyulitkan transportasi, penanganan, dan instalasi, terutama dalam lokasi yang sulit diakses.

  4. Kerentanannya Terhadap Retak: Beton cenderung retak jika terpapar beban yang ekstrem atau perubahan suhu yang signifikan. Retakan ini bisa mengurangi kekuatan dan ketahanan tiang pancang beton.

  5. Dampak Lingkungan: Produksi beton dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan, terutama karena penggunaan sumber daya alam seperti pasir dan batu. Selain itu, produksi beton juga menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2).

  6. Korosi Tulangan Baja: Meskipun beton itu sendiri tahan terhadap korosi, tulangan baja yang digunakan dalam tiang pancang beton dapat mengalami korosi jika terpapar air atau kelembaban yang berlebihan. Ini dapat mengurangi integritas struktural tiang pancang.

  7. Kendala dalam Pemindahan dan Penyimpanan: Penyimpanan dan pemindahan tiang pancang beton besar dapat menjadi tantangan logistik dalam beberapa proyek, terutama jika situs konstruksi terletak di daerah yang sulit dijangkau.

  8. Perawatan yang Diperlukan: Untuk mempertahankan kualitas dan daya tahan tiang pancang beton, perawatan yang tepat diperlukan. Ini termasuk pemeriksaan rutin dan perbaikan jika ditemukan retakan atau kerusakan.

Meskipun tiang pancang beton memiliki beberapa kekurangan, mereka tetap menjadi komponen penting dalam banyak proyek konstruksi karena kekuatan dan ketahanannya terhadap beban serta kondisi lingkungan. Pemilihan jenis tiang pancang harus mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik khusus dari setiap proyek.

Cara Pemasangan Tiang Pancang Beton

Pemasangan tiang pancang beton dengan menggunakan alat atau mesin pile driver (penghela tiang) adalah metode yang umum digunakan dalam konstruksi. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk pemasangan tiang pancang beton dengan alat pile driver:

1. Persiapan Lokasi:
– Bersihkan dan persiapkan lokasi di mana tiang pancang akan ditempatkan. Pastikan tidak ada hambatan atau bahan berbahaya di area tersebut.

2. Transportasi dan Penanganan
– Angkut tiang pancang beton ke lokasi dengan truk derek atau alat angkut lainnya. Pastikan penanganan tiang pancang dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan.

3. Persiapan Alat Pile Driver
– Siapkan alat pile driver (penghela tiang) dan pastikan semuanya berfungsi dengan baik. Ini mencakup periksa mesin, peralatan penggerek (jika digunakan), dan alat kontrol.

4. Penempatan Tiang Pancang
– Tempatkan tiang pancang beton di lokasi yang telah dipersiapkan. Pastikan tiang pancang berada dalam posisi vertikal yang benar dan sesuai dengan desain.

5. Penggerek (Jika Diperlukan)
– Jika diperlukan, gunakan alat penggerek untuk membuat lubang pilot di dalam tanah di sekitar tiang pancang. Ini membantu tiang pancang masuk ke dalam tanah lebih mudah.

6. Pengaturan Alat Pile Driver
– Siapkan alat pile driver untuk memegang tiang pancang dan menjatuhkannya ke dalam tanah. Pastikan alat tersebut terpasang dengan kuat ke tiang pancang.

7. Penghelaan Tiang Pancang
– Jalankan alat pile driver untuk menjatuhkan tiang pancang ke dalam tanah. Alat ini biasanya menggunakan metode palu hidrolik atau palu pneumatik untuk memberikan tekanan ke tiang pancang.

8. Pemadatan Tanah Sekitar Tiang
– Setelah tiang pancang berada dalam posisi yang diinginkan, pemadatan tanah di sekitarnya dapat dilakukan untuk memastikan tiang terkunci dengan kuat dalam tanah.

9. Pemeriksaan Akhir
– Lakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan bahwa tiang pancang terpasang dengan benar, stabil, dan sesuai dengan spesifikasi desain.

10. Perlindungan Tiang Pancang
– Untuk melindungi tiang pancang dari kerusakan atau korosi, perlakukan atau lapis dengan pelapisan yang sesuai sesuai dengan kondisi lingkungan.

11. Dokumentasi
– Dokumentasikan semua langkah pemasangan, termasuk kekuatan dan kedalaman yang telah dicapai, untuk memastikan bahwa pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan standar dan spesifikasi yang berlaku.

Pemasangan tiang pancang beton dengan alat pile driver memerlukan penggunaan peralatan yang sesuai dan terampil dalam pengoperasiannya. Pastikan selalu mengikuti pedoman keselamatan kerja dan mematuhi peraturan konstruksi yang berlaku.

Amerta Prima

Tim profesional dan berpengalaman di Amerta Prima memberikan layanan pelanggan yang unggulan.

Informasi

Jl. Raya Cikarang Cibarusah, Perumahan DIT BEKANG AD, Kabupaten Bekasi.

CV. AMERTA PRIMA 2023© All Rights Reserved.