SHEETPILE BETON

Pengertian Sheetpile Beton

Sheet pile beton adalah komponen konstruksi yang digunakan untuk penahanan tanah atau air. Ini adalah lembaran beton yang dirancang khusus dengan profil tertentu yang dapat digunakan untuk membuat dinding penahan tanah atau konstruksi lainnya yang memerlukan penahanan tanah atau air.

Sheet pile beton biasanya digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, termasuk:

  1. Dinding Penahan Tanah: Mereka dapat digunakan untuk membuat dinding penahan tanah vertikal atau miring yang mencegah tanah dari erosi atau runtuh.

  2. Pelabuhan dan Dermaga: Sheet pile beton sering digunakan dalam konstruksi pelabuhan dan dermaga untuk mengatasi tekanan air dan tanah dari berbagai arah.

  3. Pemeliharaan Sungai dan Saluran: Mereka digunakan untuk mengendalikan aliran sungai atau saluran dan melindungi tepi sungai dari erosi.

  4. Konstruksi di Bawah Air: Dalam beberapa kasus, sheet pile beton digunakan dalam proyek konstruksi yang memerlukan pekerjaan di bawah air, seperti konstruksi jembatan atau terowongan.

  5. Perlindungan Pantai: Mereka digunakan dalam proyek perlindungan pantai untuk mengurangi dampak abrasi pantai dan erosi.

Sheet pile beton biasanya terbuat dari beton yang diperkuat dengan baja. Profil mereka dapat beragam, dan ada berbagai jenis sheet pile beton yang tersedia sesuai dengan kebutuhan proyek. Sheet pile beton sering digunakan karena ketahanan terhadap korosi dan kemampuannya untuk menahan tekanan tanah atau air yang tinggi. Pemilihan jenis sheet pile beton yang tepat harus mempertimbangkan kondisi lingkungan dan beban yang akan dihadapinya dalam proyek konstruksi.

Daftar Harga Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP)

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

ClassTipeHarga (meter)
ACCSP W.325.1000IDR 795.000
BCCSP W.325.1000IDR 880.000
ACCSP W.350.1000IDR 885.000
BCCSP W.350.1000IDR 960.000
ACCSP W.400.1000IDR 980.000
BCCSP W.400.1000IDR 1.080.000
ACCSP W.450.1000IDR 1.135.000
BCCSP W.450.1000IDR 1.220.000
ACCSP W.500.1000IDR 1.250.000
BCCSP W.500.1000IDR 1.350.000
ACCSP W.600.1000IDR 1.430.000
BCCSP W.600.1000IDR 1.650.000

Spesifikasi Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP)

TypeWidth (mm)Cross Section (cm²)Unit Weight (Kg/m)Length (m)
W-3259961,3153298 - 16
W-3509961,4683689 - 18
W-4009961,59840010 - 20
W-4509961,83545911 - 21
W-5009961,81845512 - 24
W-6009962,07852014 - 27

Daftar Harga Flat Concrete Sheet Pile (FCSP)

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

Daftar Harga Flat Concrete Sheet Pile (FCSP) 3 meter

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

TipeHarga (meter)
ST 28 x 3 S (3xd 10mm)99.521
ST 28 x 3 D (3xd 10mm)103.767
ST 28 x 3 S (3xd 13mm)113.969
ST 28 x 3 D (3xd 13mm)118.214
ST 32 x 3 S (3xd 13mm)130.298
ST 32 x 3 D (3xd 13mm)136.175
ST 20 x 3 S (4xd 10mm)111.998
ST 20 x 3 D (4xd 10mm)116.367
ST 20 x 3 S (4xd 13mm)131.261
ST 20 x 3 D (4xd 13mm)135.63
ST 25 x 3 S (4xd 13mm)172.068
ST 25 x 3 D (4xd 13mm)179.191
ST 25 x 3 S (4xd 16mm)196.833
ST 25 x 3 D (4xd 16mm)203.957
ST 30 x 3 S (6xd 13mm)260.194
ST 30 x 3 D (6xd 13mm)270.25
ST 30 x 3 S (4xd 16mm)261.111
ST 30 x 3 D (4xd 16mm)271.167
ST 35 x 3 S (8xd 13mm)346.382
ST 35 x 3 D (8xd 13mm)359.535
ST 35 x 3 S (6xd 16mm)359.683
ST 35 x 3 D (6xd 16mm)372.836
ST 40 x 3 S (8xd 13mm)420.951
ST 40 x 3 D (8xd 13mm)436.708
ST 40 x 3 S (6xd 16mm)434.252
ST 40 x 3 D (6xd 16mm)450.008

Daftar Harga Flat Concrete Sheet Pile (FCSP) 6 meter

Harga permeter dan belum termasuk biaya pengiriman

TipeHarga (meter)
ST 28 x 3 S (3xd 10mm)98.555
ST 28 x 3 D (3xd 10mm)102.76
ST 28 x 3 S (3xd 13mm)112.862
ST 28 x 3 D (3xd 13mm)117.067
ST 32 x 3 S (3xd 13mm)129.033
ST 32 x 3 D (3xd 13mm)134.853
ST 20 x 3 S (4xd 10mm)110.911
ST 20 x 3 D (4xd 10mm)115.238
ST 20 x 3 S (4xd 13mm)129.986
ST 20 x 3 D (4xd 13mm)134.313
ST 25 x 3 S (4xd 13mm)170.396
ST 25 x 3 D (4xd 13mm)177.451
ST 25 x 3 S (4xd 16mm)194.922
ST 25 x 3 D (4xd 16mm)201.977
ST 30 x 3 S (6xd 13mm)257.668
ST 30 x 3 D (6xd 13mm)267.626
ST 30 x 3 S (4xd 16mm)258.576
ST 30 x 3 D (4xd 16mm)268.534
ST 35 x 3 S (8xd 13mm)343.019
ST 35 x 3 D (8xd 13mm)356.045
ST 35 x 3 S (6xd 16mm)356.191
ST 35 x 3 D (6xd 16mm)369.216
ST 40 x 3 S (8xd 13mm)416.864
ST 40 x 3 D (8xd 13mm)423.468
ST 40 x 3 S (6xd 16mm)430.036
ST 40 x 3 D (6xd 16mm)445.639

Spesifikasi Flat Concrete Sheet Pile (FCSP)

Tipe Sheetpile Beton

Ada berbagai tipe sheet pile beton yang tersedia untuk digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi. Beberapa tipe sheet pile beton yang umum digunakan termasuk:

  1. Sheet Pile Beton U (U-Type Concrete Sheet Pile): Ini adalah tipe sheet pile beton yang memiliki profil berbentuk “U.” Mereka sering digunakan dalam konstruksi dinding penahan tanah, pelabuhan, tanggul, dan proyek-proyek lain yang memerlukan penahanan tanah atau air.

  2. Sheet Pile Beton L (L-Type Concrete Sheet Pile): Tipe sheet pile beton ini memiliki profil berbentuk “L.” Mereka cocok untuk proyek-proyek yang membutuhkan dinding penahan tanah dengan permukaan luar yang rata.

  3. Sheet Pile Beton Z (Z-Type Concrete Sheet Pile): Tipe sheet pile beton ini memiliki profil berbentuk “Z” dan sering digunakan dalam konstruksi dinding penahan tanah, terutama ketika perlu ada interlock (pengunci) yang kuat antara sheet pile.

  4. Sheet Pile Beton O (O-Type Concrete Sheet Pile): Tipe sheet pile beton ini memiliki profil berbentuk “O.” Mereka digunakan dalam aplikasi penahanan air seperti tanggul dan konstruksi pelabuhan.

  5. Sheet Pile Beton I (I-Type Concrete Sheet Pile): Sheet pile beton tipe “I” memiliki profil yang mirip dengan profil “I-beam” dan digunakan dalam aplikasi penahanan tanah yang memerlukan ketahanan yang sangat tinggi terhadap tekanan tanah atau air.

  6. Sheet Pile Beton W (W-Type Concrete Sheet Pile): Ini adalah tipe sheet pile beton dengan profil berbentuk “W.” Mereka sering digunakan dalam proyek-proyek yang membutuhkan penahanan tanah atau air yang kuat.

  7. Sheet Pile Beton H (H-Type Concrete Sheet Pile): Sheet pile beton tipe “H” memiliki profil berbentuk “H” dan biasanya digunakan dalam aplikasi yang memerlukan ketahanan yang sangat tinggi terhadap tekanan tanah atau air.

  8. Sheet Pile Beton T (T-Type Concrete Sheet Pile): Sheet pile beton tipe “T” memiliki profil berbentuk “T” dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, termasuk sebagai dinding penahan tanah atau pelabuhan.

Setiap tipe sheet pile beton memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda tergantung pada jenis proyek konstruksi dan kondisi lingkungan yang akan dihadapinya. Pemilihan tipe sheet pile beton yang tepat harus didasarkan pada persyaratan spesifik dari proyek Anda dan analisis yang cermat oleh insinyur atau ahli konstruksi.

Kelebihan Sheetpile Beton

Sheet pile beton memiliki sejumlah kelebihan yang menjadikannya pilihan yang baik dalam berbagai proyek konstruksi yang memerlukan penahanan tanah atau air. Berikut adalah beberapa kelebihan utama dari sheet pile beton:

  1. Kekuatan dan Ketahanan Terhadap Tekanan: Sheet pile beton memiliki kekuatan yang tinggi dan mampu menahan tekanan tanah atau air yang signifikan. Mereka cocok untuk proyek-proyek yang memerlukan penahanan yang kuat terhadap beban tanah atau tekanan air.

  2. Ketahanan Terhadap Korosi: Sheet pile beton tahan terhadap korosi, terutama ketika dibandingkan dengan beberapa material lain seperti logam. Hal ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam lingkungan yang memiliki paparan air atau tanah yang mengandung bahan kimia korosif.

  3. Masa Pakai yang Panjang: Sheet pile beton memiliki masa pakai yang panjang jika dirawat dengan baik. Mereka dapat bertahan selama beberapa dekade tanpa mengalami degradasi yang signifikan.

  4. Tingkat Kekakuan: Sheet pile beton memiliki tingkat kekakuan yang tinggi, yang memberikan stabilitas struktural pada dinding penahan tanah atau konstruksi penahan air.

  5. Kemampuan Daur Ulang: Beton adalah material yang dapat didaur ulang, sehingga sheet pile beton dapat didaur ulang setelah selesai digunakan dalam suatu proyek.

  6. Kemampuan untuk Dipotong atau Dibentuk: Sheet pile beton dapat dengan mudah dipotong atau dibentuk sesuai dengan kebutuhan proyek tertentu. Ini memberikan fleksibilitas dalam desain konstruksi.

  7. Tidak Diperlukan Pelapis Tambahan: Sheet pile beton tidak memerlukan pelapis tambahan untuk melindungi dari korosi, seperti yang sering dibutuhkan oleh sheet pile logam.

  8. Stabilitas Lateral yang Baik: Sheet pile beton memiliki kemampuan yang baik untuk memberikan stabilitas lateral pada dinding penahan tanah atau konstruksi penahan air.

  9. Ramah Lingkungan: Penggunaan beton yang didaur ulang atau beton yang diproduksi dengan campuran yang lebih ramah lingkungan dapat mengurangi dampak lingkungan.

  10. Kemampuan untuk Menahan Beban Berat: Sheet pile beton mampu menahan beban berat seperti beban bangunan atau kendaraan di atasnya, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi konstruksi.

Penting untuk dicatat bahwa kelebihan sheet pile beton akan bergantung pada jenis proyek dan kondisi lingkungan tertentu. Sebelum memilih sheet pile beton untuk proyek Anda, selalu konsultasikan dengan seorang insinyur atau ahli konstruksi yang berpengalaman untuk memastikan bahwa jenis sheet pile yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

Kekurangan Sheetpile Beton

Meskipun sheet pile beton memiliki banyak kelebihan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaannya dalam proyek konstruksi. Berikut adalah beberapa kekurangan potensial dari sheet pile beton:

  1. Berat: Sheet pile beton cenderung lebih berat dibandingkan dengan beberapa jenis sheet pile lainnya, seperti sheet pile baja. Ini dapat membuat proses pengiriman, penanganan, dan instalasi lebih sulit dan memerlukan peralatan berat.

  2. Biaya Transportasi dan Instalasi: Biaya transportasi dan instalasi sheet pile beton dapat tinggi karena beratnya yang lebih besar dan perlunya peralatan khusus untuk pengangkatan dan instalasi.

  3. Ketahanan Terhadap Guncangan: Beton tidak memiliki fleksibilitas yang sama dengan beberapa material lain, seperti sheet pile komposit atau logam. Ini berarti sheet pile beton mungkin kurang tahan terhadap guncangan atau beban dinamis tertentu.

  4. Pemeliharaan yang Diperlukan: Meskipun sheet pile beton tahan terhadap korosi, mereka masih memerlukan pemeliharaan periodik untuk memastikan integritas strukturalnya. Retakan atau kerusakan pada permukaan beton harus segera diperbaiki.

  5. Dibutuhkan Peralatan Khusus untuk Instalasi: Instalasi sheet pile beton biasanya memerlukan peralatan khusus, seperti crane, palu diesel, atau alat penggali. Hal ini dapat meningkatkan biaya dan kompleksitas proyek.

  6. Kemungkinan Pecah atau Retak: Sheet pile beton rentan terhadap retakan atau kerusakan selama proses instalasi, terutama jika tekanan yang diterapkan tidak terdistribusi dengan benar atau jika sheet pile terkena beban berat.

  7. Membatasi Desain yang Fleksibel: Sheet pile beton memiliki profil yang kaku dan mungkin tidak sesuai untuk semua jenis desain dinding penahan tanah atau konstruksi penahan air.

  8. Batasan Panjang: Sheet pile beton biasanya memiliki panjang tertentu, dan jika diperlukan panjang yang lebih besar, perlu dilakukan penyambungan, yang dapat meningkatkan kompleksitas dan biaya instalasi.

  9. Pengaruh Lingkungan: Kualitas air dan tanah di sekitar sheet pile beton dapat mempengaruhi masa pakainya. Kualitas air yang buruk atau tanah yang agresif secara kimia dapat mengurangi masa pakai sheet pile beton.

Penting untuk mempertimbangkan baik kelebihan maupun kekurangan sheet pile beton dalam konteks proyek Anda dan memutuskan apakah mereka merupakan pilihan yang paling sesuai dengan persyaratan dan kondisi proyek tertentu. Selalu konsultasikan dengan seorang insinyur sipil atau ahli konstruksi yang berpengalaman sebelum membuat keputusan akhir.

Cara Pemasangan Sheetpile Beton Tanpa Alat Pancang

Pemasangan sheet pile beton adalah proses yang memerlukan perencanaan dan keterampilan khusus. Berikut adalah langkah-langkah umum yang harus diikuti untuk memasang sheet pile beton:

  1. Persiapan Situs:

    • Persiapkan situs konstruksi dengan membersihkan area dari hambatan seperti vegetasi, batuan, atau material lain yang mungkin menghalangi pemasangan.
  2. Pemeriksaan Tanah dan Air:

    • Lakukan pemeriksaan gradien air tanah dan kondisi tanah di sekitar area instalasi. Ini akan membantu dalam perencanaan dan pemilihan jenis sheet pile yang sesuai.
  3. Penentuan Jumlah dan Jenis Sheet Pile:

    • Tentukan jumlah dan jenis sheet pile yang dibutuhkan sesuai dengan desain dan kebutuhan proyek.
  4. Penentuan Metode Instalasi:

    • Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menginstal sheet pile beton, termasuk penghujung, penggalian, dan pengeboran. Pilih metode yang sesuai dengan kondisi tanah dan air di lokasi proyek.
  5. Pengukuran dan Marking:

    • Marking lokasi instalasi sheet pile pada tanah untuk memastikan akurasi dan konsistensi dalam pemasangan.
  6. Penggalian atau Penyediaan Lubang:

    • Jika menggunakan metode penggalian atau pengeboran, persiapkan lubang sesuai dengan desain. Pastikan bahwa lubang memiliki kedalaman dan lebar yang cukup untuk menampung sheet pile.
  7. Pemasangan Sheet Pile:

    • Masukkan sheet pile ke dalam lubang atau tanah menggunakan alat berat seperti crane atau palu diesel sesuai dengan metode yang telah ditentukan. Pastikan bahwa sheet pile terpasang dengan benar dan berada dalam posisi yang tepat.
  8. Interlock dan Penyambungan:

    • Pastikan sheet pile terkunci (interlock) dengan benar, terutama jika Anda menggunakan sheet pile dengan profil tertentu seperti “Z” atau “U.” Lakukan penyambungan jika diperlukan sesuai dengan desain.
  9. Penyegelan Sendi (Jika Diperlukan):

    • Jika sheet pile digunakan untuk konstruksi penahan air, pastikan untuk menyegel sendi antara sheet pile dengan bahan yang sesuai agar mencegah kebocoran air.
  10. Pengisian Lubang atau Pengeboran (Jika Diperlukan):

    • Jika menggunakan metode penggalian atau pengeboran, isi lubang dengan tanah atau campuran beton sesuai dengan desain. Pastikan bahwa backfill (pengisian) dilakukan dengan benar untuk meningkatkan stabilitas sheet pile.
  11. Pemadatan:

    • Pemadatan tanah di sekitar sheet pile untuk memastikan bahwa mereka berada dalam posisi yang stabil dan sesuai dengan desain.
  12. Pemeliharaan dan Pengawasan:

    • Lakukan pemeliharaan dan pengawasan berkala terhadap sheet pile dan konstruksi penahan tanah atau air untuk memastikan integritas strukturalnya.
  13. Pengecekan Akhir:

    • Setelah instalasi selesai, lakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan bahwa sheet pile telah terpasang dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi proyek.

Penting untuk melibatkan insinyur sipil atau ahli konstruksi yang berpengalaman dalam pemasangan sheet pile beton, terutama dalam proyek-proyek yang kompleks atau memerlukan persyaratan teknis yang ketat. Mereka dapat memberikan panduan lebih lanjut dan memastikan bahwa proses instalasi berjalan dengan baik sesuai dengan standar keselamatan dan konstruksi yang berlaku.

Cara Pemasangan Sheetpile Beton Dengan Alat Pancang

Pemasangan sheet pile beton dengan alat pancang adalah metode yang umum digunakan dalam konstruksi penahan tanah atau air. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk memasang sheet pile beton dengan alat pancang:

  1. Persiapan Situs:

    • Persiapkan situs konstruksi dengan membersihkan area dari hambatan seperti vegetasi, batuan, atau material lain yang mungkin menghalangi pemasangan.
  2. Penentuan Lokasi Sheet Pile:

    • Tentukan lokasi pemasangan sheet pile sesuai dengan desain dan kebutuhan proyek. Marking lokasi instalasi sheet pile pada tanah untuk memastikan akurasi dalam pemasangan.
  3. Pengukuran dan Penyusunan:

    • Ukur dan susun sheet pile beton sesuai dengan desain konstruksi yang diinginkan. Pastikan bahwa sheet pile telah dipotong atau disusun dengan benar untuk mencapai panjang dan tinggi yang sesuai.
  4. Persiapan Alat Pancang:

    • Persiapkan alat pancang (pile driver) dan pastikan bahwa alat tersebut dalam kondisi yang baik dan siap digunakan.
  5. Pengukuran dan Penyusunan Sheet Pile:

    • Ukur dan susun sheet pile beton sesuai dengan desain konstruksi yang diinginkan. Pastikan bahwa sheet pile telah dipotong atau disusun dengan benar untuk mencapai panjang dan tinggi yang sesuai.
  6. Penyesuaian Alat Pancang:

    • Sesuaikan alat pancang untuk mengakomodasi sheet pile beton dan pastikan bahwa alat tersebut telah diprogram untuk menyesuaikan tekanan dan kedalaman yang diperlukan.
  7. Pemasangan Sheet Pile:

    • Tempatkan sheet pile beton di lokasi yang telah ditentukan.
    • Aktifkan alat pancang dan mulai menggantikan sheet pile ke dalam tanah atau air dengan menekan atau mengepalkan sheet pile menggunakan alat pancang.
    • Pastikan bahwa sheet pile masuk dengan benar dan sesuai dengan kedalaman yang diinginkan.
  8. Interlock dan Penyambungan:

    • Pastikan sheet pile terkunci (interlock) dengan benar, terutama jika Anda menggunakan sheet pile dengan profil tertentu seperti “Z” atau “U.” Lakukan penyambungan jika diperlukan sesuai dengan desain.
  9. Pengecekan Akhir:

    • Setelah pemasangan selesai, lakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan bahwa sheet pile telah terpasang dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi proyek.
  10. Pemadatan:

    • Pemadatan tanah di sekitar sheet pile untuk memastikan bahwa mereka berada dalam posisi yang stabil dan sesuai dengan desain.
  11. Pemeliharaan dan Pengawasan:

    • Lakukan pemeliharaan dan pengawasan berkala terhadap sheet pile dan konstruksi penahan tanah atau air untuk memastikan integritas strukturalnya.

Penting untuk melibatkan insinyur sipil atau ahli konstruksi yang berpengalaman dalam pemasangan sheet pile beton dengan alat pancang, terutama dalam proyek-proyek yang kompleks atau memerlukan persyaratan teknis yang ketat. Mereka dapat memberikan panduan lebih lanjut dan memastikan bahwa proses instalasi berjalan dengan baik sesuai dengan standar keselamatan dan konstruksi yang berlaku.

Amerta Prima

Tim profesional dan berpengalaman di Amerta Prima memberikan layanan pelanggan yang unggulan.

Informasi

Jl. Raya Cikarang Cibarusah, Perumahan DIT BEKANG AD, Kabupaten Bekasi.

CV. AMERTA PRIMA 2023© All Rights Reserved.